PEKANBARU – Polda Riau memiliki tradisi unik dalam memperingati hari ulang tahun anggotanya. Setiap personel yang berulang tahun tak lagi menerima kado berupa bingkisan atau parsel, melainkan bibit pohon. Tradisi ini merupakan inisiatif langsung dari Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan sejak ia resmi menjabat pada 12 Maret 2025.
Sejak itu, pemberian bibit pohon menjadi kebiasaan di lingkungan Polda Riau, tidak hanya untuk ulang tahun, tetapi juga untuk berbagai kegiatan formal maupun non-formal. Bahkan tradisi ini telah menyebar hingga ke tingkat polres dan polsek. Bibit pohon juga diberikan kepada personel Bhayangkara yang akan melangsungkan pernikahan.
Tradisi ini kembali terlihat dalam dua momen ulang tahun personel baru-baru ini. Dalam unggahan akun Instagramnya, kemarin (29/7), Kapolda Herry secara langsung mengucapkan selamat ulang tahun kepada AKP Satrio Wicaksana, S.I.K., M.H., Kanit 3 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Riau, serta memberikan hadiah bibit pohon sebagai simbol penghargaan dan harapan.
Sehari sebelumnya, bibit pohon juga diberikan kepada lima personel lainnya: Iptu Candra Widodo, S.H., M.H. (Panit 1 Subdit 2 Ditkrimum Polda Riau), Iptu Imbang Perdana, S.H., M.H. (Kanit 2 Sat Patwal Airud Polda Riau), Iptu Diduan HB (Gadik Pertama SPN Polda Riau), Kompol Ahmad Firdaus, S.A.P. (Kasubdit Harwattah Dit Tahti Polda Riau), dan Iptu Chairy (Komandan Kompi 3 Subdit Samapta Polda Riau)
“Setiap bibit yang ditanam hari ini adalah doa yang tumbuh untuk masa depan Riau yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tulis Irjen Herry dalam unggahan Instagram resminya.
Tradisi ini bermula dari pesan moral yang ia sampaikan saat menyampaikan commander wish pada 19 Maret 2025. Dalam arahannya kepada seluruh jajaran, Irjen Herry secara tegas melarang pemberian parsel sebagai bentuk penghormatan kepada pimpinan.
“Saya melarang kepada teman-teman semua memberikan parsel, kalau bisa tidak usah memberi sama sekali. Kalaupun mau memberi, cari itu pohon bibit, kasihkan kepada saya. Nanti saya akan foto sama teman-teman, saya akan posting di medsos karena saya bangga,” tegasnya.
Ia menambahkan, bibit pohon yang terkumpul akan ditanam bersama di area Polda maupun di lokasi-lokasi lain. Langkah ini kemudian berkembang menjadi gerakan penanaman pohon yang lebih luas, melibatkan Pemerintah Provinsi Riau, tokoh agama, masyarakat, civitas akademika, hingga pelajar.
Menurut jenderal bintang dua yang pernah menjabat sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya ini, pohon memiliki filosofi mendalam—kokoh dalam berdiri, rindang dalam memberi naungan, kuat dalam menopang, dan mengakar dalam nilai. Nilai-nilai inilah yang ingin ia tanamkan tidak hanya kepada anggotanya, tetapi juga kepada seluruh masyarakat Riau.
Di tempat terpisah, Kanit 3 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Riau, AKP Satrio Wicaksana, S.I.K., M.H., mengucapkan terimakasih atas hadiah spesial dari Kapolda Riau untuk hari jadinya. “Izin Pimpinan, bibit pohonnya sudah saya letakkan di halaman rumah, semoga bermanfaat bagi saya dan keluarga,” kata Satrio. (uty)

