PEKANBARU — Pekan silam, Jumat, 22 Muharram 1447 Hijriah (18 Juli 2025), sebuah momen penuh haru dan syukur mewarnai aula utama. Aldrian Rafa Dinata, santri asal Riau, resmi menyelesaikan setoran hafalan Al-Qur’an 30 juz.
Ia menjadi santri ke-43 yang khatam di bawah asuhan Yayasan Tabung Wakaf Umat (YTWU), sekaligus santri keenam dari angkatan ketiga yang berhasil mencapai tonggak mulia tersebut.
Perjalanan Aldrian bukanlah perjalanan instan. Ia mulai menghafal Al-Qur’an sejak awal September 2023. Dalam waktu kurang dari dua tahun, ia menapaki tahap demi tahap dengan kesabaran dan ketekunan yang luar biasa.
Dalam program tahfiz Pesantren Nurul Azhar, santri diberikan waktu sejak kelas satu hingga kelas tiga untuk menguatkan hafalan. Dimulai dari setoran seperempat juz per hari hingga akhirnya mampu menyetorkan satu juz penuh setiap hari, semua dilakukan dengan ketelitian tinggi dan standar itqan, yakni hafalan yang lancar dan tepat.
“Alhamdulillah, ini adalah anugerah besar,” ungkap Ustad Alnofriandi Dinar, Ketua YTWU. “Aldrian adalah sosok yang tenang dan gigih. Ia bukan hanya menghafal, tetapi juga menghayati.”
Total santri Pesantren Nurul Azhar saat ini berjumlah 134 orang. Setiap santri dibina dalam sistem yang terstruktur dan penuh perhatian. Setelah menyelesaikan hafalan 30 juz, Aldrian akan mengikuti program mutqin, tahap pemantapan yang lebih mendalam untuk menjaga dan memperkuat hafalan agar terus melekat dalam ingatan sepanjang hayat.
Yayasan Tabung Wakaf Umat menyampaikan tahniah kepada Aldrian, keluarga, para guru, serta seluruh pendukung program Pesantren Nurul Azhar. Ucapan terima kasih secara khusus ditujukan kepada para donatur yang telah menyalurkan zakat, sedekah, dan wakafnya demi keberlangsungan pendidikan para penghafal Al-Qur’an. Juga kepada Tuan Guru Ustad Abdul Somad, tokoh sentral yang telah memberikan arahan dan dukungan penuh bagi pengembangan pesantren.
“Keberhasilan Aldrian tentu salah satu bukti nyata dari kekuatan kolektif umat yang bersatu dalam semangat membumikan Al-Qur’an,” kata Ustad Alnof lagi.
Ustad Alnof berpesan, semoga setiap huruf yang dihafalkan menjadi cahaya di dunia dan akhirat. Semoga setiap rupiah yang diwakafkan menjadi jariyah yang tak terputus. Dan semoga semakin banyak generasi seperti Aldrian, yang tumbuh menjadi pelita di tengah zaman yang sering redup oleh kegaduhan dunia. (uje)
Bermarwah.id siap membantu mempublikasikan kisah-kisah inspiratif dari pesantren Anda! Kirimkan berita dan foto ke WhatsApp Redaksi: 0812 7531 0000. Mari bersama kita angkat wajah pesantren yang bermarwah dan berkarya.

