KEDAH – Kehadiran Ustad Abdul Somad (UAS) dalam Tabligh Akbar bertajuk Kedah Berselawat 2.0 di Stadion Darul Aman, Kedah, Malaysia, Sabtu malam (2/8/2025), disambut dengan antusias luar biasa oleh puluhan ribu jama’ah dari berbagai penjuru. Stadion megah berkapasitas 32 ribu penonton itu penuh sesak hingga ke tribun atas, menjadi bukti kerinduan masyarakat negeri jiran terhadap sosok da’i asal Indonesia yang dikenal dengan dakwah yang lugas dan mendalam ini.
Acara turut dihadiri ulama-ulama terkemuka dari Malaysia, seperti ustad kondang Malaysia Azhar Idrus dan Ustad Wadi Awar. Ribuan umat Islam bershalawat dan bersatu dalam zikir yang menggetarkan suasana malam penuh cahaya spiritual di Kedah.
Sebelum tabligh dimulai, UAS disambut secara resmi oleh Menteri Besar Kedah, Datuk Seri Muhammad Sanusi Md Nor, dalam suasana silaturahmi penuh kehangatan bersama para ulama pondok dan tokoh agama setempat.
“Saya amat senang dan bersyukur bisa sampai ke negeri Kedah ini,” tutur UAS dalam pertemuan itu. Ia menceritakan keterikatan sejarah antara kampung halamannya di Sumatera dengan Kedah, melalui sosok ulama besar Syekh Abdurrahman, yang dahulu menuntut ilmu di Kedah sebelum ke Makkah.
Dalam tausiahnya, UAS mengingatkan pentingnya memulai setiap amal dengan menyebut nama Allah dan memuji-Nya. Ia menegaskan bahwa majelis yang tidak menyebut nama Allah dan Rasul-Nya akan kehilangan makna. “Kita tidak ingin majelis kita malam ini hanya tinggal sebagai acara duniawi. Maka, kita mulai dengan Bismillahirrahmanirrahim dan Alhamdulillahi rabbil ‘alamin,” ujarnya.
UAS mengutip hadits-hadits tentang pentingnya kasih sayang kepada yang muda dan penghormatan kepada yang tua, serta keutamaan menjawab azan sebagai bagian dari iman.
Kehadiran UAS bukan sekadar memberikan ceramah, tetapi juga menjembatani tali sanad keilmuan dan spiritualitas antara ulama Nusantara dan ulama Malaysia. Buku yang memuat biografi Syekh Abdurrahman pun diserahkan langsung kepada Menteri Besar sebagai bagian dari upaya menguatkan hubungan ilmiah dan historis antara kedua negeri.
Acara Kedah Berselawat 2.0 ini juga menjadi ruang ukhuwah Islamiyah yang penuh semangat persaudaraan. Lantunan shalawat menggema dari seluruh penjuru stadion. Panitia pun mengatur lalu lintas jama’ah dengan rapi, membuka semua pintu keluar dan meminta jama’ah yang masih berdiri untuk naik ke atas agar bisa duduk dengan nyaman.
Video cuplikan kegiatan ini diunggah oleh akun Hai Guys Official di YouTube, memperlihatkan bagaimana masyarakat Malaysia menyambut UAS dengan penuh hormat dan cinta. (uhr)

