Baznas Riau, Polda, dan Swasta Kolaborasi Latih Satpam bagi Mustahik

PEKANBARU – Upaya pemberantasan kemiskinan ekstrem di Provinsi Riau terus diperkuat. Terbaru, sinergi antara Baznas Riau, Polda Riau, dan PT Raja Perkasa Sakti diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pelatihan profesi satuan pengamanan (Satpam) bagi mustahik potensial.

Penandatanganan MoU berlangsung pada Senin (28/7), sebagai bagian dari tindak lanjut program JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat) dan Green Policing Polda Riau. Program ini ditujukan untuk meningkatkan taraf hidup para mustahik melalui jalur formal, sekaligus menciptakan tenaga kerja siap pakai di sektor keamanan.

Pelatihan akan dibiayai oleh Baznas Riau dan dikawal langsung oleh Polda Riau melalui Ditbinmas. Sebagai tahap awal, program difokuskan di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, yang dijadikan wilayah percontohan.

Dalam pelaksanaannya, Balai Jasa Usaha Profesi (BJUP) serta mitra perusahaan lainnya turut dilibatkan guna memastikan peserta benar-benar siap memasuki dunia kerja.

Direktur Binmas Polda Riau, Kombes Pol Eko Budi Purwono, menegaskan, program ini tidak hanya bertujuan menekan angka kemiskinan ekstrem, tetapi juga membuka lapangan kerja baru di wilayah tertinggal. Ia menekankan pentingnya proses rekrutmen dan pelatihan yang diawasi secara ketat agar hasilnya maksimal.

Sementara itu, salah satu pimpinan Baznas Riau, Jamaluddin, menyambut baik kolaborasi sebagai langkah konkret dalam pemanfaatan dana zakat untuk pemberdayaan ekonomi umat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzakki yang telah mendukung program-program zakat produktif Baznas.

“Program ini menjadi bukti nyata bahwa zakat bisa dikelola secara strategis dan inklusif, memberikan dampak langsung bagi pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi model penguatan sosial berkelanjutan di Provinsi Riau, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan ekonomi yang lebih merata. (urd)